Tutup Buku 2025, NU Care–LAZISNU Kota Depok
Depok, 24 Januari 2026 — NU Care–LAZISNU Kota Depok melaksanakan kegiatan tutup buku pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025 pada Jumat (24/1/2026), bertempat di Gedung Majelis Ta’lim Pancoran Mas, Kota Depok.
Bendahara NU Care–LAZISNU Kota Depok, Zainal Abidin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hingga pertengahan tahun, tepatnya per Juli 2025, total dana ZIS yang dikelola berada di kisaran Rp1,4 miliar. Namun setelah dilakukan penghitungan akhir tahun, total dana yang berhasil dihimpun dan dikelola hingga akhir Desember 2025 mencapai lebih dari Rp2 miliar.
“Per bulan Juli 2025 kemarin memang kita mengelola kisaran Rp1,4 miliar. Nah, tepat di akhir Desember 2025, setelah dihitung totalnya mencapai lebih dari Rp2 miliar,” ujar Zainal Abidin.
Meski demikian, Zainal menilai capaian tersebut masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan pengelolaan dana ZIS di kota-kota lain. Bahkan, jika dibandingkan dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) lain di Kota Depok, NU Care–LAZISNU masih berada pada kategori kecil.
Oleh karena itu, ia berharap pada Tahun 2026 mendatang akan ada target baru, pola kerja yang lebih efektif, serta penguatan manajemen kelembagaan, seiring dengan meningkatnya ketersediaan sumber daya manusia.
“Apalagi saat ini LAZISNU Kota Depok sudah memiliki 24 penggerak UPZIS dan JPZIS yang tersebar di berbagai wilayah. Ini menjadi modal penting untuk mendorong peningkatan kinerja penghimpunan dan pendayagunaan ZIS ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan Tutup Buku LazisNu kota Depok tersebut juga dihadiri Ketua Tanfidziyah PRNU Kemirimuka, Ust. Suherman Marsaid sebagai undangan. " Pencapaian yang cukup luar biasa secara nominal dan semoga Kinerja LazisNU kota Depok tahun 2026 akan lebih baik. Untuk itu, PRNU Kemirimuka siap mendukung LazisNU kota Depok agar dapat mencapai ataupun melampaui target dari apa yang telah ditetapkan".
Pancoran Mas, 24 Januari 2026
sumber: LazisNU Kota Depok/Ust. M. Sodiqul Anwar
Bendahara NU Care–LAZISNU Kota Depok, Zainal Abidin, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hingga pertengahan tahun, tepatnya per Juli 2025, total dana ZIS yang dikelola berada di kisaran Rp1,4 miliar. Namun setelah dilakukan penghitungan akhir tahun, total dana yang berhasil dihimpun dan dikelola hingga akhir Desember 2025 mencapai lebih dari Rp2 miliar.
“Per bulan Juli 2025 kemarin memang kita mengelola kisaran Rp1,4 miliar. Nah, tepat di akhir Desember 2025, setelah dihitung totalnya mencapai lebih dari Rp2 miliar,” ujar Zainal Abidin.
Meski demikian, Zainal menilai capaian tersebut masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan pengelolaan dana ZIS di kota-kota lain. Bahkan, jika dibandingkan dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) lain di Kota Depok, NU Care–LAZISNU masih berada pada kategori kecil.
Oleh karena itu, ia berharap pada Tahun 2026 mendatang akan ada target baru, pola kerja yang lebih efektif, serta penguatan manajemen kelembagaan, seiring dengan meningkatnya ketersediaan sumber daya manusia.
“Apalagi saat ini LAZISNU Kota Depok sudah memiliki 24 penggerak UPZIS dan JPZIS yang tersebar di berbagai wilayah. Ini menjadi modal penting untuk mendorong peningkatan kinerja penghimpunan dan pendayagunaan ZIS ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan Tutup Buku LazisNu kota Depok tersebut juga dihadiri Ketua Tanfidziyah PRNU Kemirimuka, Ust. Suherman Marsaid sebagai undangan. " Pencapaian yang cukup luar biasa secara nominal dan semoga Kinerja LazisNU kota Depok tahun 2026 akan lebih baik. Untuk itu, PRNU Kemirimuka siap mendukung LazisNU kota Depok agar dapat mencapai ataupun melampaui target dari apa yang telah ditetapkan".
Pancoran Mas, 24 Januari 2026
sumber: LazisNU Kota Depok/Ust. M. Sodiqul Anwar
